menu berbuka puasa


Makanan khas Kota Rembang yang satu ini tidak ada duanya di tempat lain. Namanya sayur mrico. Makanan ini sesuai geografi Rembang sebagai kota bahari yang memiliki sekitar 62 kilometer garis pantai.

“Sayur mrico sangat cocok untuk berbuka puasa. Dimakan saat panas dan rasanya lezat,” kata Saiful, warga Rembang, Senin, 8 Agustus 2011.

Orang pertama yang memperkenalkan masakan sayur mrico adalah Bu Rasmi, yang membuka warung usaha di Pelabuhan Penangkapan Ikan Tasikagung, Rembang. Sudah lebih dari 15 tahun ia menekuni usaha warung makan yang khusus menyajikan masakan ikan laut. Dan sayur mrico adalah andalannya.

Pelanggannya kebanyakan masyarakat menengah ke atas. Tidak hanya datang dari daerah Rembang, mereka yang melakukan perjalanan jauh, seperti Surabaya-Jakarta, juga berhenti di warung ini.

 

Sayur mrico dibuat tidak kental karena tidak menggunakan santan. Bahan intinya ikan laut, utamanya jenis tongkol, kakap, patikoli, dan tenggiri. Ikan ini diolah dengan bumbu: bawang merah, bawang putih, lombok rawit merah, mrico, miri, kunyit, sedikit gula, dan garam. “Ditanggung tidak berlemak,” kata Rasmi, pemilik warung.

Proses pembuatannya, pertama semua bumbu di atas dihaluskan dan kemudian ditumis (digangsa). Tahap berikutnya, ikan direbus dalam panci besar atau kuali tanah liat. Setelah ikan matang, baru semua bumbu yang sudah ditumbuk itu dimasukkan. Beberapa menit kemudian, sayur mrico sudah siap dihidangkan.

Cara menghidangkan, sayur mrico ditaruh dalam mangkuk keramik. Sedangkan nasi putih ditaruh di atas piring. Dihidangkan dalam keadaan panas. Sebagai pelengkap makan, disajikan sejumlah menu tambahan, seperti pepes ikan, pepes udang, pepes jeroan ikan, dan sejenisnya.

“Benar-benar nikmat dan lezat,” kata Suprapto, seorang pelanggan asal Kudus. Dijamin selesai makan berkeringat.

“Sehari bisa menghabiskan sekitar 50 kilogram ikan,” kata Rasmi. Untuk mendapatkan ikan pilihan, menurut Rasmi, ia dipasok nelayan Rembang. Jika tangkapan ikan nelayan Rembang kurang bagus, ia terpaksa harus lari ke Juwana, Pati. “Jangan sampai mengecewakan pelanggan,” jelasnya.

Sekarang sayur mrico tidak hanya dijual di warung Pelabuhan Tasikagung, Rembang. Sudah ada sejumlah warung makan di sepanjang jalan Pantura Rembang tampak menyajikan menu sayur mrico.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s