PAJAK PAKAN

Industri Pakan Protes Impor Bahan Pakan Kena PPN 10%

JAKARTA – Industri pakan ternak yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) keberatan dengan pengenaan pajak pertambahan nilain (PPN) 10% untuk bahan pakan ternak impor. Bahan pakan impor ini terdiri dari jagung, gandum, bungkil, sekam, dedak, dan kedelai. Adapun kebijakan PPN ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 267/MPK.010/2015 tentang Pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ternak dan Bahan pakan Ternak.

Ketua GPMT Sudirman mendesak Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman segera menambahkan lampiran di PMK 267 dengan memasukkan bahan pakan ternak sebagai pengecualian dari pengenaan PPN 10%. Ia berharap lampiran tersebut segera dikirimkan ke Kementerian Keuangan. “Pengenaan PPN ini sudah berlaku dan bisa menaikkan harga pakan di pasar sebesar Rp 400 per kilogram (kg),” ujar Sudirman kepada KONTAN, Kamis (9/6). Ia menjelaskan, kenaikan harga pakan akan berdampak pada kenaikan harga pakan akan berdampak pada kenaikan harga produk peternakan seperti daging ayam dan telur di pasaran.

Sumber: Kontan, Jumat 10 Juni 2016

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s